Kamis, 24 Februari 2022

LSP Teknologi Digital

LSP Teknologi Digital (LSP TD) mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melakukan proses Sertifikasi

Buka hari ini sampai pukul 17.00

WHATSAPP 0853-2948-9247

 


LSP Teknologi Digital (LSP TD) mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melakukan proses Sertifikasi di bidang Teknologi dan Informasi. Tugas pokok dan fungsi dari Lembaga Sertifikasi yang penting dalam pengembangan Sumber Daya Manusia menjadikan LSP TD harus lebih profesional dan independen dalam melakukan proses sertifikasi. Untuk memastikan Tenaga kerja Indonesia Kompeten pada bidangnya dan berdaya saing global pada industri Teknologi dan Informasi.

Mendapat dukungan dari Asosiasi profesi dan Asosiasi Industri, serta dukungan dari regulator Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjadikan Kualitas dan kepercayaan masyarakat merupakan prioritas utama kami dalam melakukan proses sertifikasi. Dukungan dari Asesor baik dari kalangan Praktisi maupun Akademisi, serta kerjasama dengan Lembaga Pelatihan dan Perusahaan merupakan modal utama LSP TD untuk bersinergi dalam menghasilkan SDM yang memiliki kompetensi, diakui serta beretika sesuai dengan kebutuhan Dunia usaha dan Dunia Industri LSP TD juga terus melakukan kerjasama dengan pemangku kepentingan agar Sertifikasi betul-betul menjadi solusi bagi masalah SDM di Indonesia.

Kegiatan yang di lakukan LSP TD antara lain adalah Sertifikasi SDM, pelatihan Asesor Kompetensi, Pembentukan TUK Mandiri, sosialisasi SKKNI dan penyelarasan kurikulum atau silabus pada dunia pendidikan dan pelatihan

  


LSP Teknologi digital didirikan oleh Asosiasi, praktisi dan akademisi yang sudah berkecimpung lama di Sistem Sertifikasi Nasional. Pengalaman yang empiris dan harapan besar untuk mengantarkan Indonesia menjadi negara maju melalui SDM yang kompeten dan tersertifikasi, LSP TD akan terus komitmen, kontinyu dan konsisten menerapkan Sistem Manajemen Mutu pengelolaan Lembaga Sertifikasi. 

VISI

Menjadikan Lembaga Sertifikasi Profesi bidang teknologi informasi yang profesional, kredibel, akuntabel dan terkini dalam pengembangan dan perlindungan sumberdaya manusia

MISI

  1. Menyenggarakan sertifikasi profesi/kompetensi bidang teknologi informasi yang di akui kredibilatsnya baik di dunia pendidikan maupun industri
  2. Memiliki program kerja dan pengelolaan lembaga yang akuntabel dan dapat di pertanggungjawabkan dengan baik demi kepentingan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berakhlak mulia
  3. Memastikan skema sertifikasi menggunakan standar kompetensi terkini dan dibutuhkan oleh dunia industri
  4. Mengembangkan sumber daya manusia yang berkelanjutan dan berkesinambungan
  5. Melindungi dan mengadvokasi tenaga kerja indonesia dari permasalahan hukum dan dari tenaga kerja asing yang masuk ke indonesia

https://lspdigital.id/profil/2/profil-visi-misi-lsp

 Salah satu sektor yang paling merasakan efek pandemi adalah pendidikan. Muncul nya fenomena, masalah, dan kebiasaan baru. Ada yg berhasil melewati dan jadi the winner, ada juga yg terpuruk dan sulit untuk bangkit. Dunia pendidikan juga erat hubungannya dengan dunia industri khusus nya sertifikasi untuk menghasilkan SDM yg Unggul di berbagai bidang.

LSP Teknologi Digital mengambil peranan dan bagiannya dalam memberikan Pelayanan yg optimal terhadap stakeholder sertifikasi. Salah satunya dengan berdiskusi, memecahkan persoalan bangsa dan belajar dari yg sudah melewati dengan baik. Kita bersama sama bangkit untuk menuju Indonesia Maju.

 


https://lspdigital.id/profil/5/profil-komitmen-ketidakberpihakan

Komitmen ketidakberpihakan

  1.  LSP Teknologi Digital mendokumentasikan struktur, kebijakan dan prosedur untuk mengelola ketidakberpihakan dan untuk memastikan bahwa kegiatan sertifikasi dilaksanakan secara tidak berpihak. Pimpinan LSP Teknologi Digital mempunyai komitmen untuk menjamin ketidakberpihakan dalam pelaksanaan kegiatan sertifikasi. LSP Teknologi Digital membuat pernyataan, yang tanpa diminta, dapat diakses oleh publik bahwa LSP Teknologi Digital menyadari pentingnya ketidakberpihakan dalam pelaksanaan sertifikasi, pengelolaan benturan kepentingan dan penjamin objektifitas sertifikasi LSP.
  2. LSP Teknologi Digital menjamin ketidakberpihakan dalam kaitannya dengan pemohon sertifikasi, peserta sertifikasi dan pemegang sertifikat.
  3. Kebijakan dan prosedur sertifikasi profesi dilaksanakan secara adil untuk semua pemohon sertifikasi, peserta sertifikasi dan pemegang sertifikat.

 


Kegiatan LSP Teknologi Digital antara lain adalah :

https://lspdigital.id/article/12/sertifikasi-pelatihan-workshop-digital-marketing

Workshop dan Sertifikasi Digital Marketing oleh LSP Teknologi Digital ini ditujukan untuk asesor, calon asesor, internet marketer, pengurus lsp dan siapa saja yang ingin meningkatkan omset jualannya melalui media digital atau internet. Juga cocok bagi yang ingin memiliki usaha sampingan dan freelancer di profesi digital marketing. Workshop berorientasi pada kebutuhan nyata dari peserta, sehingga target kegiatan workshop ini salah satunya peserta bisa closing jualan dalam waktu beberapa hari.

Harus dengan Digital marketing ?

Semua proses pengambilan keputusan wajib menggunakan data. Analisa data di waktu lampau, untuk memprediksi apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang. Dengan memahami dan menguasai konsep digital marketing, maka anda akan menguasai pasar. Pelajari apa yang pelanggan anda inginkan, maka mereka akan selalu jadi pelanggan setia anda. Digital marketing membantu pasar mengetahui produk-produk anda (Brand Awareness) , meningkatkan trafik website atau social media dan akhirnya meningkatkan Conversi/sales anda.

Profesi baru anda

Di era disrupsi ini akan banyak bermunculan profesi-profesi baru. Khususnya di bidang Teknologi Informasi. Profesi terkait digital marketing antara lain:

  • Content Writer
  • Social Media Marketing
  • SEO and SEM Specialist
  • User Experience Designer
  • Virtual Reality Developer
  • Content Strategist
  • Data Analysts
  • Email Marketing Specialist
  • Internet of Things Marketing Specialist
  • Bot Developer
  • Social Media Marketer
  • Digital Advertiser
  • Digital marketing specialist
  • Digital marketing branding officer
  • Digital marketing leader
  • Internet marketer
  • Digital marketing strategist
  • Digital marketing officer
  • Digital marketing supervisor
  • Digital marketing manager
  • Digital marketing coordinator
  • Digital marketing associate
  • Digital marketing staff
  • Digital marketing executive

Materi pembahasan

  • Trend Analisis Pasar
  • Website 2.0
  • FB Ads
  • Instagram Ads
  • Search Engine Optimisization (SEO) organik
  • Search Engine Marketing
  • Social Media Marketing
  • Sales Quantum
  • Content Kreatif
  • Video Editing

Selasa, 03 Maret 2015

Bupati Brebes Resmikan Rumah Kompos dan Sosialisasi BRILink


Kebijakan Revolusi Hijau  (Green Revoution) yang dicanangkan pemerintah tahun 60-an memang memberikan  hasil yg cukup fantastis pada peningkatan produksi pertanian pangan di Indonesia. Atas keberhasilan swasembada th 84 pemerintah mendapat  penghargaan FAO - PBB.  Namun demikian  keberhasilan revolusi hijau yg dianggap luar biasa tsb menyisakan banyak masalah dan perdebatan atas strategi pemerintah dalam menggenjot produksi pertanian, khususnya pangan.
Salah satu cara  yg dianggap kurang bijak adl penggunaan input pertanian kimia scr berlebihan baik untuk pupuk maupun pestisida pengendali hama penyakit serta penggunaan  benih unggul hasil  rekayasa genetika. Kini setelah sekian lama program revolusi hijau berjalan dampak negatifnya mulai terlihat dan banyak dirasakan petani, khususnya petani kecil.

Secara ekonomi, pada sisi lain revolusi hijau ini telah menyebabkan biaya usaha tani semakin mahal krn para petani  telah tergantung kpd input kimia yang kian hari kian tidak terjangkau harganya. Sementara dampak linkungan, penggunaan bahan2 kimia pertanian telah menyebabkan terjadinya kerusakan ekologi pertanian yg cukup serius.

Teknologi, pd satu sisi memang telah memberikan keberhasilan pada prod. pertanian yg luar biasa  pd isu revolusi hijau. Namun demikian, teknologi pertanian yg hanya mengedepankan target hasil tanpa memprhatikan dapak jangka panjang juga bukan pilihanyg tepat. Petani kecil sbg pelaku utama dlm sektor pertanian hrs menjadi acuan dlm menetapkan pilihan teknologi yg akan dikenalkan dan diterapkan ke mereka selain jg mempertimbangkan aspek ekologis.
Membangun teknologi pertanian sehat (ramah lingkungan) berarti membangun harapan masa depan baru bagi para petani. Sudah saatnya kita memperkenalkan dan meng-apdosikan teknologi pertanian yang sederhana, tepat guna, berwawasan  ekologi dan mudah di jangkau oleh para petani kita, baik dari sisi harga maupun kemudahan dalam  aplikasinya... Ya.. Teknologi untuk petani kecil.


Pada kesempatan tersebut turut diperkenalkan kepada masyarakat salah satu produk  BRI yaitu BRILink. Layanan keuangan yg memadai bagi masyarakat adalah salah satu kunci untuk mencapai kesejahteraan. BRI berinovasi untuk menjangkau dan melayani masy.  YDemi mewujudkan  Gerakan Nasional Non Tunai tentang implementasi layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif. Dengan BRILink (ATM Mini)  diharapkan mampu menembus hambatan jarak, biaya, terbatasnya pengetahuan keuangan, serta foralitas layanan perbankan konvensional. 


Rabu, 07 Januari 2015





DEMPLOT BAWANG MERAH SEHAT ORGANIK
Dalam Rangka Pengembangkan Klaster Ketahanan Pangan Bawang Merah di Kabupaten Brebes,  berdasarkan hasil identifikasi  yang telah dilakukan,  diketahui bahwa permasalahan yang dihadapi dalam budidaya bawang merah diantaranya adalah biaya/kebutuhan produksi sudah sesuai dengan  yang dibutuhkan (tepat)  akan tetapi hasil produksi dari tahun ke tahun mengalami penurunan.  
Untuk itu,  diperlukan solusi  dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dengan ongkos produksi yang efisien.  Diantara dengan melakukan budidaya pertanian yang sehat (Organik), melalui pembuatan model/demplot berupa demplot bawang merah sehat organik.

Guna menujudkan hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia  Tegal dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura/Distan TPH Kab. Brebes  bekerjasama  membuat Demplot Bawang Merah Sehat Organik  di Kabupaten  Brebes dengan menyertakan petani dan kelompok tani bawang merah.  Lokasi Demplot berada di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Jatibarang, Desa Kebonagung, Kecamatan  Jatibarang,  Kabupaten Brebes, pada lahan seluas 2.000 M2 (0,2 Ha).  Penanaman dilakukan pada tanggal 4 Desember 2014 dan diharapkan dapat dilakukan panen pada  awal bulan Februari 2015

Pengamatan  dan pembelajaran budidaya bawang merah sehat organik dilakukan oleh 6 Kelompok Tani  klaster Ketahanan Pangan Bawang Merah secara bergantian, dengan mendapatkan pembinaan/pendampingan dari KPw BI Tegal, Distan TPH Kab. Brebes, dan Konsultannya.
Dalam pelaksanaanya, masing – masing kelompok  menyediakan tenaga 10 orang untuk pengamatan di lokasi/blok -blok  yang telah ditentukan, teknis nya setiap harinya 1 kelompok memgirimkan 1 orang anggotanya untuk melakukan pengamatan/pembelajaran.  Selama pengamatan dilakukan pencatatan,  hasil pengamatan masing - masing  kelompok di rekap  dan di evaluasi seminggu sekali.

Dalam upaya mensinergikan peran, dalam perkembangannya Fakultas Pertanian  Universitas Muhadi Seritabudi (UMUS) Brebes,  ikut  berpartisipasi dengan mengirimkan tenaga ahlinya  untuk pengamatan demplot Bawang Merah Sehat Organik  yang hasil akhirnya  akan didiseminasikan.


MAGANG/STUDI VISIT.
Secara umum tujuan magang/studi visit adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang progam pengembangan usaha dan pelaksanaan kegiatan usaha  di suatu daerah yang sudah berhasil pengembangannya, yang nantinya diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi  peserta magang  dalam pengembangan usaha di tempat asalnya.


Dalam rangka pengembangan Klaster Ketahanan Pangan Bawang Merah,  mendapatkan kunjungan/studi visit dari KPw BI Ternate dan  kelompok  tani binaannya. Tujuan kunjungan  dimaksudkan untuk   memperoleh informasi secara langsung sekaligus berdialog dengan kelompok Klaster Bawang Merah tentang beberapa aspek seperti cara pembibitan, pola tanam/budidaya, tehnologi yang diterapkan, produksi, distribusi/pemasaran dan ekologi tanah.  Dalam visit studi tersebut, peserta  melakukan kunjungan di demplot bawang merah organik, intens berdiskusi mengenai "Ekologi Tanah"  dan  melakukan praktek pembuatan pestisida/agenhayati dengan mendapatkan  bimbingan dari  praktisi ahli  dan Konsultan.