DEMPLOT BAWANG MERAH SEHAT ORGANIK
Dalam
Rangka Pengembangkan Klaster Ketahanan Pangan Bawang Merah di Kabupaten
Brebes, berdasarkan hasil
identifikasi yang telah dilakukan, diketahui bahwa permasalahan yang dihadapi
dalam budidaya bawang merah diantaranya adalah biaya/kebutuhan produksi sudah
sesuai dengan yang dibutuhkan
(tepat) akan tetapi hasil produksi dari
tahun ke tahun mengalami penurunan.
Untuk
itu, diperlukan solusi dalam upaya meningkatkan produktivitas
pertanian dengan ongkos produksi yang efisien. Diantara dengan melakukan budidaya pertanian
yang sehat (Organik), melalui pembuatan model/demplot berupa demplot bawang
merah sehat organik.
Guna
menujudkan hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan
Hortikultura/Distan TPH Kab. Brebes
bekerjasama membuat Demplot Bawang
Merah Sehat Organik di Kabupaten Brebes dengan menyertakan petani dan kelompok
tani bawang merah. Lokasi Demplot berada
di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Jatibarang, Desa Kebonagung, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, pada lahan seluas 2.000 M2
(0,2 Ha). Penanaman dilakukan pada
tanggal 4 Desember 2014 dan diharapkan dapat dilakukan panen pada awal bulan Februari 2015
Pengamatan dan pembelajaran budidaya bawang merah sehat
organik dilakukan oleh 6 Kelompok Tani
klaster Ketahanan Pangan Bawang Merah secara bergantian, dengan
mendapatkan pembinaan/pendampingan dari KPw BI Tegal, Distan TPH Kab. Brebes,
dan Konsultannya.
Dalam
pelaksanaanya, masing – masing kelompok
menyediakan tenaga 10 orang untuk pengamatan di lokasi/blok -blok yang telah ditentukan, teknis nya setiap
harinya 1 kelompok memgirimkan 1 orang anggotanya untuk melakukan
pengamatan/pembelajaran. Selama
pengamatan dilakukan pencatatan, hasil
pengamatan masing - masing kelompok di
rekap dan di evaluasi seminggu sekali.
Dalam
upaya mensinergikan peran, dalam perkembangannya Fakultas Pertanian Universitas Muhadi Seritabudi (UMUS)
Brebes, ikut berpartisipasi dengan mengirimkan tenaga
ahlinya untuk pengamatan demplot Bawang Merah
Sehat Organik yang hasil akhirnya akan didiseminasikan.
MAGANG/STUDI VISIT.
Secara
umum tujuan magang/studi visit adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan
tentang progam pengembangan usaha dan pelaksanaan kegiatan usaha di suatu daerah yang sudah berhasil
pengembangannya, yang nantinya diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi peserta magang dalam pengembangan usaha di tempat asalnya.
Dalam
rangka pengembangan Klaster Ketahanan Pangan Bawang Merah, mendapatkan kunjungan/studi
visit dari KPw BI Ternate dan
kelompok tani binaannya. Tujuan
kunjungan dimaksudkan untuk memperoleh informasi secara langsung
sekaligus berdialog dengan kelompok Klaster Bawang Merah tentang beberapa aspek
seperti cara pembibitan, pola tanam/budidaya, tehnologi
yang diterapkan, produksi, distribusi/pemasaran dan ekologi tanah. Dalam visit studi tersebut, peserta melakukan kunjungan di demplot bawang merah organik, intens berdiskusi mengenai "Ekologi Tanah" dan melakukan praktek
pembuatan pestisida/agenhayati dengan mendapatkan
bimbingan dari praktisi ahli dan Konsultan.

